Sore ini

Posted: April 2, 2009 in sastra

Sore inip1150111

Sore ini …

gumpalan awan menyelimuti bumi tempatku berpijak…tak tampak raut keriangan diwajah sang alam di sore ini

Kesenduan menyelimuti hari..sapaan matahari perlahan menghilang kedalama dekapan bumi

Sore ini….

Kail para nelayan menghasilkan kehampaan…tak seekor ikanpun berniat menyantap hidangan diujung kail

Sore ini…….

Hati gundah gulana menjerit-jerit terhimpit bebatuan kehidupan yang berwarna hitam pekat menghamburkan semua gairah dan harapan

Sore ini…..

ombak lautan tak punya semangat hilangan keperkasaannya untuk menyapa bibir sang kekasih, lungali tak berdaya,  berdiam dan enggan mampir kepantai

Sore ini…….

sepi….sunyi..sedih..gundah…..resah…muak…dongkol…..bercampur tindih menindih meremukkan sang perwira hati…bahkan kicauan burung yang datang menyambut malam tak sanggup menghiburnya

Entah esok….

Awan akan berbaik hati menyapa bumi, matahari sudi berbagi dengan temaran merah tembaganya dikala sore, kail meneriakkan kegirangan

Entah esok…

Bebatuan pekat sudi memberi napas  walaupun hanya setarikan, dan obak dilautan sudi menyapa pantai dengan keperkasaannya

Entah esok…..

Tegaklah sang perwira hati.

Pante Tutung 31 Januari 08.

18.45

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s