Aceh Kanoes community

Posted: November 28, 2008 in Komunitas

12

3

4

5

6

71

8

10

11

12

Pustaka Aneuk Nanggroe (Kanoe) adalah sekumpulan orang-orang yang tengah berjuang memerdekakan pendidikan di Aceh dalam berbagai bidang, Informasi teknologi, budaya, life skill dan lainnya dalam konsepsi komunitas yang saling bahu membahu, Menjalankan pendidikan yang dapat diakses berbagai kalangan utamnya yang tidak mampu.

Pustaka Aneuk Nanggroe berdiri seiring dengan gempa dan tsunami yang melanda Nanggroe Aceh Darussalam 29 Desember 2004. Pustaka Aneuk Nanggroe hasil kolaborasi pemikiran relawan-relawan tanggap darurat pasca gempa dan tsunami yang datang dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri sekalipun.

Sejarah panjang komunitas ini bermula dari pemandangan yang sangat mengiris kalbu terutama melihat kondisi pendidikan di Aceh tidak hanya akibat gempa dan tsunami tetapi juga konflik yang berkepanjangan di bumi Aceh membawa tekanan psykologis bagi segenap lapisan masyarakat. Bermula dari keadaan tersebut menimbulkan pemikirian diantara teman-teman relawan untuk menciptakan sebuah komunitas baca dan belajar bagi anak-anak, remaja dan kalangan umum. Akhirnya melalui lika-liku perjuangan, terbentuklah komunitas ini dengan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak.

Demi menyempurnakan kegiatan, program dan arah perjuagannya dalam bidang pendidikan maka pada tanggal 6 Maret 2006, diaktekan pada notaris, selanjutnya 23 April 2007 terdaftar di Kesatuang Bangsa Propinsi NAD, dan pada 22 September 2008 resmi terdaftar di Dinas Pendidikan NAD sebagai Pendidikan Luar Sekolah.

Tidak sedikit pengorbanan yang telah diberikan rekan-rekan relawan baik lokal dan luar Aceh hingga hari ini Pustaka Aneuk Nanggroe dapat berdiri digarda perjuangan pendidikan di NAD. Berbagai out put telah dihasilkan selama perjalanan Pustaka Aneuk Nanggroe diantaranya Pelatihan dan pendidikan IT yang sampai akhir tahun 2008 ini menghapiri angka 2000, utamanya daerah Banda Aceh dan Aceh Jaya, belum lagi komunitas anak di kedua daeraha tersebut.

Kanoe adalah lembaga yang tidak memiliki materi yang cukup dan hanya mengandalakan semangat dan kerjasama dilandasi persaudaraan untuk membangun pendidikan yang murah dan terjangkau bagi masyarakat. Kanoe sangat terbantu oleh kolaborasi rekan-rekan relawan untuk membentuk jaringan kerjasama selama ini dan bekerja bahu membahu tanpa kenal lelah mulai dari awal sampai hari ini.

Telah banyak tangan-tangan dingin yang mengangkat komunitas ini hingga bisa berjalan mewujudkan impiannya sampai hari ini, banyak pula rekan-rekan yang telah berlalu dan sempat singgah memberi warna tersendiri demi penyempurnaan komunitas ini. Kesemuanya itu adalah bagian dari Pustaka Aneuk Nanggroe dan menjadi akar sampai sekarang menjadi cabang-cabang bagi masah depan pendidikan di Aceh.

Mewakili teman-teman di Aceh, saya hendak menghaturkan terima kasih yang tak terhingga kepada mereka-mereka yang telah meletakkan dasar-dasar perjuangan pendidikan di Pustaka Aneuk Nanggroe, hal ini kami lakukan sebagai amanah dan selakya di lafadzkan sebagai tanda syukur atas berka Allah SWT. Kami menyadari bahwa sejarah masa lalu adalah rangakaian  perjalanan yang tidak terpisahkan hingga hari ini, detik ini. Pustaka Aneuk Nanggroe pun hingga saat ini masih berupa setetes air di padang pasir, belum banyak berbuat, tetapi masih memiliki kekuatan dan keyakinan untuk tetap berjalan di jalur ini, jalur pendidikan  di Aceh.

Pustaka Aneuk Nanggroe pun masih sangat berharap tali silatuhrrahmi tetap berjalan bagi mereka-mereka yang telah meletakkan pondasi di komunitas ini, juga bagi mereka yang langsung atau tidak langsung memberi dukungan selama perjalannnya sampai detik ini.

Terimakasih yang tak terhingga kepada :

Teman-teman relawan dari seluruh Indonesia dan seluruh dunia ; Pusura Surabaya, Jogjakarta, Tsunami Relief Action Norwegian Team, House Of Global Volunteers, SAR Medan dan SAR Banda Aceh, Sampoerna Fondation, Resist Book Jogjakarta, SulSel Peduli Aceh, Brasilian team, Medical De Lamundo Spanyol, Turkey for Aceh, UNFA, UNICEF,Gelang kebersamaan, 1001 buku,perpustakaan nasional Jakarta, KAM (keuskupan Agung Medan), Yayasan Air Putih Banda Aceh, Satkorlak NAD, FPI (front pembela Islam), Panglima Laot Ulhelue, TDM tsunami disater management Rotary D3400, SPF (sequiere populaire france),SOS Desa Taruna, SD Lamboro Anggan, SD Lambada Kling,Pemda Aceh, Dinas Pendidikan, Rotary International; RID 3400 RID 5100 dan lainnya baik secara perorangan dan kelembagaan yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.

Setidaknya sumbangsih semuanya telah mengukir tinta putih di Pustaka Aneuk Naggroe demi kemajuan pendidikan di Nanggroe Aceh Darussalam. Semoga kedepan jasa dan pengorbanan rekan-rekan semuanya mendapat balasan yang lebih baik dari Tuhan penguasa alam.

OFF

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s